

Pulau Pinang, Malaysia — Suasana belajar di Sanggar Bimbingan PERMAI Penang terasa jauh berbeda dan lebih futuristik pada Sabtu, 7 Februari 2026. Puluhan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) tampak antusias mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang digelar oleh tim dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Mengusung tajuk “Transformasi Pembelajaran kepada Anak-Anak PMI secara Virtual Reality”, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 12.30 waktu setempat ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi pendidikan terkini kepada anak-anak Indonesia di rantau.
Tim dosen UPI yang hadir terdiri dari para akademisi hebat, yakni Prof. Dr. Budi Mulyanti, M.Si., Prof. Dr. Fitri Khoerunnisa, Roer Eka Pawinanta, S.Pd., M.Sc., Ph.D., R. Deasy Mandasari, M.T., dan Nurhidayatulloh, S.Pd., M.T.
Dalam sesi ini, anak-anak tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, tetapi juga diajak menyelami dunia ilmu pengetahuan melalui simulasi digital. Dengan pendampingan para dosen dan pengajar sanggar, anak-anak berkesempatan mencoba langsung perangkat Virtual Reality (VR). Pekik kagum dan tawa riang terdengar saat mereka merasakan pengalaman visual imersif yang seolah membawa mereka keluar dari ruang kelas menuju dunia maya yang edukatif.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata UPI Bandung dan PERMAI Penang untuk memastikan anak-anak PMI mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Diharapkan, pengalaman menjajal teknologi VR ini dapat memantik rasa ingin tahu, meningkatkan motivasi belajar, serta membuka wawasan anak-anak sanggar bahwa belajar sains dan teknologi itu sangat menyenangkan.