

PENANG, 7 MEI 2026 — Di era digital yang serba cepat ini, literasi dan partisipasi aktif secara online menjadi sebuah keharusan, tidak terkecuali bagi para remaja diaspora Indonesia. Menyadari urgensi tersebut, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Learning Centre PERMAI Penang pada Kamis (07/05).
Kegiatan edukatif ini mengusung tema utama yang sangat relevan dengan dinamika masa kini, yakni “Empowering Indonesian Gen Z in Malaysia for Digital Civic Engagement” atau Pemberdayaan Generasi Z Indonesia di Malaysia untuk Partisipasi Kewarganegaraan Digital.
Rombongan akademisi dari UNJ disambut hangat oleh Bapak Agung Kartajaya selaku Sekretaris Jenderal sekaligus Pengelola SB PERMAI Penang. Kehadiran delegasi ini menjadi bukti nyata komitmen perguruan tinggi di Indonesia untuk terus merangkul dan mencerdaskan anak bangsa di mana pun mereka berada.
Delegasi UNJ yang turun langsung memberikan edukasi dipimpin oleh para pakar di bidangnya. Tim ini terdiri dari Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Pd., M.Si., Mohammad Maiwan, Ph.D., Mitra Mustaricha, S.Pd., M.Pd., dan Syifa Syarifa, S.Pd., M.Sc.
Membangun Karakter Digital yang Bertanggung Jawab
Dalam pemaparannya, tim UNJ menyoroti pentingnya peran Generasi Z sebagai ujung tombak partisipasi kewarganegaraan di dunia maya. Para remaja yang bersekolah di Sanggar Bimbingan diajak untuk tidak hanya menjadi konsumen pasif di media sosial, tetapi juga menjadi warga negara digital (digital citizens) yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Edukasi ini mencakup pemahaman tentang bagaimana merespons isu-isu sosial dan kebangsaan secara konstruktif melalui platform digital, mengenali informasi yang valid (anti-hoaks), serta menjaga nilai-nilai kebangsaan Indonesia meskipun tumbuh besar di lingkungan multikultural Malaysia.
Sinergi untuk Masa Depan Diaspora
Bapak Agung Kartajaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif UNJ. Beliau menekankan bahwa edukasi semacam ini sangat krusial bagi anak-anak SB PERMAI. Bekal literasi digital ini diharapkan mampu membentengi mereka dari dampak negatif internet sekaligus mendorong mereka untuk berkontribusi positif bagi komunitas.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diwarnai dengan antusiasme peserta. Melalui kolaborasi PKM seperti ini, PERMAI dan UNJ berharap dapat terus mencetak generasi muda diaspora yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki akar kebangsaan yang kuat dan siap bersaing di era Society 5.0.