
PENANG — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Pada pertengahan bulan Juli 2026, delegasi dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan UPI, melangsungkan Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Penang, Malaysia.
Inovasi Pembelajaran Melalui Pendekatan CR-STEAM dan Etnosains
Program pengabdian kali ini membawa inovasi pembelajaran yang dirancang khusus dan sangat relevan bagi anak-anak diaspora. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan identitas budaya, literasi sains, serta kemampuan pemecahan masalah bagi anak-anak PMI. Untuk mencapai tujuan komprehensif tersebut, tim akademisi UPI mengimplementasikan media pembelajaran berbasis CR-STEAM (Culturally Responsive-STEAM) dan ESSI-Etnosains.
Suasana edukatif dan menyenangkan terlihat jelas dari sesi interaktif antara para pemateri dan puluhan anak-anak di Sanggar Bimbingan PERMAI. Anak-anak yang duduk rapi di atas karpet merah bermotif tampak antusias menyimak materi penguatan budaya yang disampaikan langsung oleh para dosen ahli.
Tidak hanya mendengarkan paparan teori, anak-anak juga diajak untuk terlibat dan praktik langsung dalam mengenali seni budaya bangsa. Salah satu aktivitas menarik yang diselenggarakan adalah pembelajaran membaca notasi angka yang diintegrasikan dengan alat musik.
Sinergi Akademisi untuk Kemajuan Generasi Bangsa
Berdasarkan surat pengantar resmi yang diterbitkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu FIP UPI, pelaksanaan program di PERMAI Penang ini dijadwalkan berlangsung sejak tanggal 13 Juli hingga 17 Juli 2026. Tim delegasi pengabdian ini mengkolaborasikan tenaga pendidik dan mahasiswa, yang terdiri dari
- Aprilia Eki Saputri, M.Pd. selaku Dosen
- Izzah Muyasaroh, M.Pd. selaku Dosen
- Evi Rahmawati, M.Pd. selaku Dosen
- Rosiana Mutiva, M.Pd. selaku Dosen
- Victoria Veronica selaku Mahasiswa
- Anjeli Fawazillah selaku Mahasiswa
Sebagai bentuk dukungan penuh, tim UPI juga telah menyiapkan deretan bingkisan goodie bag berlogo UPI untuk dibagikan kepada para peserta didik di akhir kegiatan.
Melalui kolaborasi pendidikan dan pengabdian masyarakat lintas negara ini, diharapkan anak-anak pekerja migran di Malaysia tidak hanya mampu memperkuat ikatan identitas budaya dengan tanah air, tetapi juga memiliki kemampuan literasi sains dan pemecahan masalah yang mumpuni sebagai bekal masa depan mereka

