Pulau Pinang (Penang), Malaysia — Sanggar Belajar PERMAI Penang menjadi ruang kolaborasi edukatif melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bersama Fakultas Tarbiyah & Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian yang merujuk pada penetapan penerima bantuan pengabdian kepada masyarakat dan dilaksanakan di lingkungan PERMAI Pulau Penang.
Mengusung tema pemberdayaan generasi diaspora Indonesia melalui program literasi botani serta pembuatan “Herbarium Nusantara”, kegiatan ini berfokus pada penguatan pengetahuan dasar tumbuhan dan pengenalan kekayaan hayati Nusantara dengan pendekatan yang mudah dipahami peserta. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada jadwal 02 Desember 2025.
Program PKM ini digerakkan oleh tim FTIK UIN Samarinda yang terdiri dari Rostanti Toba, M.Pd dan Dr. Khusnul Khotimah, M.SI, serta didukung oleh mahasiswa Annas Nur Abdillah. Kehadiran tim ini memperkuat semangat kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan komunitas diaspora Indonesia, khususnya dalam menghadirkan kegiatan pembelajaran yang kontekstual di Sanggar Belajar PERMAI Penang.
Sepanjang kegiatan, peserta mengikuti rangkaian sesi acara. Antusiasme peserta terlihat dari hasil karya herbarium yang terkumpul. Panitia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan berjalan lancar dan tertib.


PERMAI Pulau Penang berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik untuk menghadirkan lebih banyak program edukasi kolaboratif di Sanggar Belajar, sekaligus memperluas ruang belajar yang bermanfaat bagi anak-anak dan generasi diaspora Indonesia di Pulau Pinang.

