PERMAI Penang

Berdayakan Ekonomi Perantau Wanita, PERMAI Penang dan FEB UNS Sukses Gelar Pelatihan Literasi Keuangan Terintegrasi

PULAU PINANG, 9 OKTOBER 2026 — Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian finansial Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pada Jumat malam (09/10), PERMAI sukses memfasilitasi program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang diselenggarakan oleh delegasi akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Acara yang berlangsung mulai pukul 20.00 waktu setempat ini berpusat di ruang Learning Centre PERMAI Penang. Mengusung tema yang sangat relevan, yakni “Pemberdayaan Ekonomi Produktif Pekerja Migran Wanita Indonesia di Penang, Malaysia melalui Model Literasi Keuangan Terintegrasi,” pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali para pekerja migran wanita dengan wawasan praktis pengelolaan pendapatan.

Edukasi Keuangan Praktis: Dari Pemetaan Arus Kas Hingga Rencana Aksi 30 Hari

Sesi edukasi finansial ini dipimpin secara langsung oleh Ketua Tim PKM FEB UNS, Bapak Sarwoto, S.E., M.Sc., Ph.D., LSS.Cp., dengan didampingi oleh Dr. Joko Suyono, S.E., M.Si., Prof. Dr. Sinto Sunaryo, S.E., M.Si., serta Bapak Sarjiyanto, S.E., MBA., Ph.D., CSRS., yang turut hadir langsung di Pulau Pinang.

Dalam pemaparannya, Bapak Sarwoto mengajak para peserta untuk mengkaji ulang kebiasaan finansial mereka melalui tiga materi utama. Pertama, peserta diajarkan cara menyusun Peta Arus Uang Bulanan, yang mencakup pencatatan rinci mengenai sumber pendapatan, pos-pos pengeluaran, serta cara menganalisis selisih (positif atau negatif) dari arus kas tersebut.

Kedua, peserta dibekali pemahaman mendasar untuk membedakan antara Need (Kebutuhan Pengeluaran), Want(Keinginan sesaat), dan Goals (Target atau impian masa depan). Pemahaman ini sangat krusial bagi pekerja migran agar tidak terjebak dalam pola konsumtif dan mulai berani merumuskan tujuan finansial jangka panjang sekembalinya ke tanah air.

Sebagai tindak lanjut, Bapak Sarwoto memandu peserta untuk menyusun rancangan 30-Day Action Plan. Rencana aksi bulanan ini berfungsi sebagai panduan konkret agar materi literasi keuangan yang didapat bisa langsung diterapkan secara disiplin dalam kehidupan sehari-hari para pekerja.

Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan MoU dan MoA

Selain sesi pelatihan, agenda malam tersebut juga diwarnai dengan momen bersejarah bagi kedua belah pihak. Sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam pemberdayaan diaspora Indonesia, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS secara resmi menandatangani dokumen Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement / MoA) bersama PERMAI Penang.

Penandatanganan dokumen kerja sama strategis tersebut diwakili oleh Bapak Agung Priatin, yang menjabat sebagai Setiausaha sekaligus Ketua Bidang Kerjasama PERMAI Penang, bersama perwakilan delegasi UNS. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pelatihan malam itu saja, melainkan berlanjut pada program-program pemberdayaan ekonomi dan pendidikan lainnya di masa mendatang.

Kolaborasi berkesinambungan antara PERMAI Penang dan institusi pendidikan tinggi seperti UNS menjadi bukti nyata kepedulian berbagai pihak dalam merajut jaring pengaman masa depan bagi para “Pahlawan Devisa” di negeri jiran.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top