PERMAI Penang

Kabar Permai Penang

Lintas Negara Lewat Zoom PERMAI Penang dan UHO Kupas Tuntas Revolusi Blockchain

PENANG, 20 MEI 2026 — Batas wilayah dan jarak nyatanya bukan lagi halangan untuk berbagi ilmu di era modern. Pada Rabu (20/05), Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang berkolaborasi dengan Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO) untuk menggelar seminar teknologi inspiratif bertajuk TechTalk. Acara yang mengusung tema “Blockchain – Revolusi Kepercayaan Digital” ini dieksekusi dengan konsep hybrid yang unik. Meskipun terhubung secara virtual melalui platform Zoom, para peserta tetap merasakan euforia kebersamaan karena mengikuti acara secara offline secara serentak dari lokasi masing-masing, yakni di Aula FMIPA UHO, Learning Centre PERMAI Penang, hingga simpul peserta yang bergabung dari Surabaya. Bongkar Potensi Kepercayaan Digital Masa Depan Keseruan diskusi ini menghadirkan tokoh utama yang tidak asing lagi bagi warga PERMAI, yakni Bapak Eddy Virgo. Hadir dalam kapasitasnya sebagai Global Advisor International Blockchain Organization Malaysia, beliau didapuk menjadi bintang tamu (Guest Star) untuk membedah tuntas seluk-beluk teknologi blockchain. Dalam pemaparannya, Bapak Eddy Virgo menjelaskan bagaimana blockchain kini bukan sekadar tren teknologi sesaat, melainkan fondasi baru yang merevolusi cara manusia membangun sistem digital yang transparan, aman, dan terpercaya di berbagai sektor kehidupan. Mulai dari rantai pasok, keuangan, hingga keamanan data, teknologi ini menawarkan desentralisasi yang sulit diretas. Jalannya diskusi interaktif ini dipandu dengan sangat apik oleh Bapak Ferdinan Murni Hamundu, Tenaga Pengajar Ilmu Komputer FMIPA UHO, yang bertindak sebagai Host, serta Mahasiswi Ilmu Komputer UHO, Salwa, yang memandu susunan acara sebagai MC. Antusiasme Peserta dari Berbagai Simpul Tangkapan layar dari ruang Zoom memperlihatkan betapa antusiasnya para peserta dari berbagai daerah. Mahasiswa yang memadati Aula FMIPA UHO tampak menyimak dengan saksama, sementara di saat bersamaan, komunitas diaspora di Learning Centre PERMAI Penang juga duduk bersama menyaksikan pemaparan materi dari layar proyektor. Diskusi ini juga semakin semarak dengan kehadiran perwakilan dari kampus lain, seperti STIAPEN, yang turut menyimak di ruang virtual. Melalui kegiatan TechTalk lintas negara semacam ini, PERMAI Penang berharap dapat terus memfasilitasi transfer pengetahuan ( knowledge sharing ) yang berkualitas. Menjembatani wawasan teknologi bagi mahasiswa di tanah air dan para diaspora di Malaysia adalah langkah nyata untuk menyiapkan generasi bangsa yang melek teknologi digital menuju masa depan.

Lintas Negara Lewat Zoom PERMAI Penang dan UHO Kupas Tuntas Revolusi Blockchain Read More »

Sambut Mahasiswa UPI PERMAI Penang Fasilitasi Program Pengalaman Kependidikan Internasional

PENANG, 18 MEI 2026 — Komitmen Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang dalam memajukan pendidikan anak-anak diaspora kembali terwujud nyata. Pada Senin (18/05), PERMAI dengan hangat menerima kedatangan rombongan mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Learning Centre PERMAI. Kedatangan para calon pendidik bangsa ini adalah dalam rangka menjalankan Program Penguatan Pengalaman Profesional Kependidikan Internasional. Rangkaian acara penerimaan ini dibuka dengan penandatanganan dokumen serah terima dan kesepakatan program antara perwakilan pengurus PERMAI Penang dengan dosen pembimbing dari pihak UPI. Langkah Nyata Cetak Pendidik Berwawasan Global Program pengabdian dan praktik mengajar ini dirancang untuk memberikan pengalaman lapangan yang komprehensif bagi mahasiswa UPI. Mereka akan terjun langsung membimbing dan mengajar anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang saat ini menimba ilmu di Sanggar Bimbingan (SB) PERMAI. Bagi para mahasiswa, program ini menjadi wadah emas untuk mengasah kompetensi pedagogik, meracik strategi pembelajaran yang adaptif, serta melatih kepekaan sosial di lingkungan multikultural. Sementara itu, bagi anak-anak Sanggar Bimbingan, kehadiran mahasiswa UPI ibarat suntikan energi baru. Metode pengajaran yang segar, kreatif, dan interaktif dari kampus pencetak guru terkemuka di Indonesia ini diharapkan mampu mendongkrak semangat belajar sekaligus mempertebal rasa cinta tanah air anak-anak perantauan. Sinergi Berkelanjutan untuk Anak Bangsa Suasana penuh keakraban langsung terasa seusai sesi formal selesai. Para mahasiswa UPI yang hadir tampak berbaur dan berfoto bersama pengurus PERMAI serta anak-anak Sanggar Bimbingan. Senyum antusias yang terekam dalam dokumentasi menjadi penanda awal yang sangat baik bagi jalannya program kependidikan ini. Melalui kemitraan berkelanjutan dengan Universitas Pendidikan Indonesia, PERMAI Penang terus berupaya memastikan bahwa anak-anak diaspora di Malaysia tidak pernah luput dari perhatian. Bersama-sama, kolaborasi lintas negara ini hadir untuk menjamin hak pendidikan yang layak bagi generasi penerus bangsa, langsung dari tangan calon-calon pendidik terbaik negeri.

Sambut Mahasiswa UPI PERMAI Penang Fasilitasi Program Pengalaman Kependidikan Internasional Read More »

Bentangkan Sayap hingga ke Sumatera PERMAI Penang Resmi Teken Kerjasama dengan Universitas Lampung

PENANG, 7 MEI 2026 — Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang terus menunjukkan keseriusannya dalam merangkul berbagai institusi pendidikan tinggi di tanah air demi kemajuan komunitas diaspora. Pada Kamis (07/05), PERMAI kembali melangsungkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Arrangement (IA), kali ini bersama Universitas Lampung (Unila). Kegiatan penandatanganan ini dilangsungkan di Learning Centre PERMAI dengan suasana yang penuh semangat kekeluargaan. Mewakili pihak PERMAI Penang, Bapak Agung Kartajaya selaku Sekretaris Jenderal dan Pengelola Sanggar Bimbingan hadir secara langsung untuk membubuhkan tanda tangan pengesahan bersama delegasi pimpinan dari Universitas Lampung. Terjalinnya kemitraan strategis dengan Unila ini menjadi langkah penting bagi PERMAI dalam memperluas jangkauan dukungan akademik, yang kini membentang hingga ke ujung selatan Pulau Sumatera. Kesepakatan ini difokuskan pada optimalisasi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Kehadiran dokumen Implementation Arrangement (IA) memastikan bahwa kerjasama ini tidak berhenti pada sekadar formalitas. IA tersebut akan menjadi pedoman teknis bagi program-program nyata yang akan digulirkan Unila, baik berupa penyuluhan, pelatihan, maupun pendampingan pendidikan bagi anak-anak di Sanggar Bimbingan PERMAI. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Agung menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Universitas Lampung untuk turut andil memajukan kualitas hidup warga negara Indonesia di perantauan. Sinergi ini diharapkan dapat memantik semangat belajar anak-anak Sanggar Bimbingan dan memberikan pendampingan yang tepat sasaran bagi keluarga PMI di Penang. Rangkaian acara ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda resminya kolaborasi yang siap membawa manfaat berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat diaspora.

Bentangkan Sayap hingga ke Sumatera PERMAI Penang Resmi Teken Kerjasama dengan Universitas Lampung Read More »

Perluas Jaringan Akademik, PERMAI Penang Teken MoU dan IA dengan Undiksha Bali

PENANG, 7 MEI 2026 — Langkah Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang dalam merajut kemitraan dengan perguruan tinggi di Indonesia rasanya tak pernah surut. Pada Kamis (07/05), PERMAI kembali menorehkan tinta kerjasama internasional dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Arrangement (IA) bersama Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali. Kegiatan penandatanganan yang berlangsung di Learning Centre PERMAI ini menambah daftar panjang institusi pendidikan tanah air yang menaruh perhatian besar pada komunitas diaspora di Malaysia. Mewakili PERMAI Penang, Bapak Agung selaku Sekretaris Jenderal sekaligus Pengelola Sanggar Bimbingan menyambut hangat itikad baik dari delegasi Undiksha tersebut. Kesepakatan bersama ini bertujuan untuk mewujudkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang melintasi batas negara. Melalui dokumen MoU dan IA yang disahkan, kedua belah pihak sepakat untuk saling bersinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang difokuskan pada keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Pulau Pinang. Kehadiran Undiksha—sebagai salah satu perguruan tinggi pencetak tenaga pendidik unggul dari “Pulau Dewata”—diharapkan mampu membawa angin segar bagi metode pembelajaran di Sanggar Bimbingan (SB) PERMAI. Kerjasama teknis yang tertuang dalam Implementation Arrangement nantinya akan menjadi jembatan bagi para akademisi dan mahasiswa Undiksha untuk terjun langsung berbagi ilmu dan inovasi pendidikan kepada anak-anak PMI. “Kami sangat terbuka dan berterima kasih atas jalinan kerjasama dengan Undiksha Bali. Harapan kami, sinergi ini bisa terus berkelanjutan dan memberikan dampak nyata, terutama dalam menjaga kualitas pendidikan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi anak-anak kita yang lahir dan tumbuh di perantauan,” ungkap perwakilan pengurus PERMAI Penang di sela-sela acara. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seraya menunjukkan dokumen kerjasama yang telah ditandatangani. Melalui kolaborasi yang terus meluas ini, PERMAI Penang kian memantapkan perannya sebagai fasilitator utama yang menghubungkan kepedulian institusi akademik Indonesia dengan kebutuhan nyata masyarakat diaspora di Malaysia.

Perluas Jaringan Akademik, PERMAI Penang Teken MoU dan IA dengan Undiksha Bali Read More »

Perkuat Sinergi Pemberdayaan Diaspora, PERMAI Penang Resmi Teken MoU dan IA dengan Universitas Negeri Jakarta

PENANG, 7 MEI 2026 — Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang terus bergerak aktif dalam membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi pendidikan tinggi di tanah air. Tepat pada Kamis (07/05), PERMAI secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus Implementation Arrangement(IA) dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Bertempat di Learning Centre PERMAI, momen bersejarah ini menjadi langkah formalisasi atas inisiatif kolaborasi yang solid antara kedua belah pihak. Prosesi penandatanganan naskah kerjasama ini diwakili langsung oleh Bapak Agung Kartajaya, selaku pengurus dan Pengelola Sanggar Bimbingan (SB) PERMAI Penang, bersama perwakilan delegasi pimpinan dari Universitas Negeri Jakarta. Penandatanganan MoU dan IA ini bukan sekadar hitam di atas putih. Kesepakatan ini merupakan payung hukum sekaligus wujud komitmen nyata UNJ dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi di kancah internasional. Ruang lingkup kerjasamanya difokuskan pada program-program pemberdayaan, pendidikan, dan penelitian yang menyasar langsung kebutuhan komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) beserta anak-anak mereka di Malaysia. Langkah strategis ini juga menjadi pengukuh atas rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang sukses diselenggarakan oleh tim akademisi UNJ pada hari yang sama. Melalui penandatanganan dokumen Implementation Arrangement (IA), program-program edukasi—seperti literasi kewarganegaraan digital bagi Generasi Z—kini memiliki landasan teknis yang lebih kuat untuk terus dilanjutkan dan dievaluasi secara berkesinambungan di masa mendatang. Bapak Agung Kartajaya menyambut baik peresmian kerjasama ini dan berharap sinergi dengan UNJ dapat membawa angin segar bagi pengembangan kualitas pendidikan di lingkungan PERMAI. Dengan hadirnya dukungan penuh dari institusi pendidikan terkemuka seperti UNJ, PERMAI semakin optimis untuk terus memfasilitasi anak-anak bangsa di perantauan agar mampu meraih masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing global.

Perkuat Sinergi Pemberdayaan Diaspora, PERMAI Penang Resmi Teken MoU dan IA dengan Universitas Negeri Jakarta Read More »

UNJ Edukasi Gen Z Diaspora di Penang Lewat Literasi Kewarganegaraan Digital

PENANG, 7 MEI 2026 — Di era digital yang serba cepat ini, literasi dan partisipasi aktif secara online menjadi sebuah keharusan, tidak terkecuali bagi para remaja diaspora Indonesia. Menyadari urgensi tersebut, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Learning Centre PERMAI Penang pada Kamis (07/05). Kegiatan edukatif ini mengusung tema utama yang sangat relevan dengan dinamika masa kini, yakni “Empowering Indonesian Gen Z in Malaysia for Digital Civic Engagement” atau Pemberdayaan Generasi Z Indonesia di Malaysia untuk Partisipasi Kewarganegaraan Digital. Rombongan akademisi dari UNJ disambut hangat oleh Bapak Agung Kartajaya selaku Sekretaris Jenderal sekaligus Pengelola SB PERMAI Penang. Kehadiran delegasi ini menjadi bukti nyata komitmen perguruan tinggi di Indonesia untuk terus merangkul dan mencerdaskan anak bangsa di mana pun mereka berada. Delegasi UNJ yang turun langsung memberikan edukasi dipimpin oleh para pakar di bidangnya. Tim ini terdiri dari Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Pd., M.Si., Mohammad Maiwan, Ph.D., Mitra Mustaricha, S.Pd., M.Pd., dan Syifa Syarifa, S.Pd., M.Sc. Membangun Karakter Digital yang Bertanggung Jawab Dalam pemaparannya, tim UNJ menyoroti pentingnya peran Generasi Z sebagai ujung tombak partisipasi kewarganegaraan di dunia maya. Para remaja yang bersekolah di Sanggar Bimbingan diajak untuk tidak hanya menjadi konsumen pasif di media sosial, tetapi juga menjadi warga negara digital (digital citizens) yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Edukasi ini mencakup pemahaman tentang bagaimana merespons isu-isu sosial dan kebangsaan secara konstruktif melalui platform digital, mengenali informasi yang valid (anti-hoaks), serta menjaga nilai-nilai kebangsaan Indonesia meskipun tumbuh besar di lingkungan multikultural Malaysia. Sinergi untuk Masa Depan Diaspora Bapak Agung Kartajaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif UNJ. Beliau menekankan bahwa edukasi semacam ini sangat krusial bagi anak-anak SB PERMAI. Bekal literasi digital ini diharapkan mampu membentengi mereka dari dampak negatif internet sekaligus mendorong mereka untuk berkontribusi positif bagi komunitas. Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diwarnai dengan antusiasme peserta. Melalui kolaborasi PKM seperti ini, PERMAI dan UNJ berharap dapat terus mencetak generasi muda diaspora yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki akar kebangsaan yang kuat dan siap bersaing di era Society 5.0.

UNJ Edukasi Gen Z Diaspora di Penang Lewat Literasi Kewarganegaraan Digital Read More »

PERMAI Penang Gandeng STIAPEN Aceh Perkuat Sinergi Pendidikan Lintas Negara

PENANG, 3 MEI 2026 — Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang kembali membuktikan komitmennya dalam memperluas jaringan kolaborasi internasional. Bertempat di Learning Centre PERMAI, sebuah langkah bersejarah kembali ditorehkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) Aceh. Momen yang penuh dengan semangat kebersamaan ini dihadiri oleh jajaran penting dari kedua belah pihak. Mewakili tuan rumah, hadir secara langsung Presiden PERMAI Penang, Eddy Virgo, yang didampingi oleh Sekretaris Jenderal PERMAI, Agung Priatin. Sementara itu, delegasi STIAPEN dipimpin langsung oleh Ketua STIAPEN, Ibu Maulidar, S.E., M.Si., dengan didampingi oleh jajaran akademisi yakni Ibu Herliani, S.E., M.Ak. dan Bapak Banta Diman, S.Sos.I., M.Si. Penandatanganan MoU ini bukanlah sekadar seremonial di atas kertas. Kemitraan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk menyinergikan kekuatan organisasi diaspora di luar negeri dengan institusi pendidikan tinggi di tanah air. Fokus utamanya bermuara pada dukungan dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Presiden PERMAI Penang, Eddy Virgo, menaruh harapan besar pada kolaborasi lintas negara ini. “Melalui kerjasama ini, kami ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara diaspora Indonesia dengan institusi pendidikan di tanah air,” ungkap Eddy Virgo. Beliau menekankan bahwa kemitraan ini diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas untuk memberdayakan masyarakat Indonesia yang tengah berada di Malaysia. Menyambut hangat inisiatif tersebut, Ibu Maulidar mewakili STIAPEN turut memberikan apresiasinya. Beliau memandang terjalinnya kerjasama dengan PERMAI sebagai sebuah langkah strategis kampus dalam memperluas jejaring akademik, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program-program pendidikan yang kini dituntut untuk memiliki wawasan dan standar internasional. Acara yang berlangsung lancar dan penuh kehangatan ini ditutup dengan sesi penyerahan dokumen dan dokumentasi bersama. Kemitraan antara PERMAI Penang dan STIAPEN Aceh ini diharapkan menjadi pijakan awal yang kokoh untuk melahirkan berbagai program inovatif dan berkelanjutan, demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di kancah global.

PERMAI Penang Gandeng STIAPEN Aceh Perkuat Sinergi Pendidikan Lintas Negara Read More »

PERMAI Penang dan UMY Sepakat Hadirkan Program Pengabdian Internasional lewat Penandatanganan MoU

PENANG, 3 MEI 2026 — Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang terus memperluas sayap kolaborasinya dalam upaya memberdayakan komunitas diaspora di Malaysia. Pada hari Minggu (03/05), PERMAI secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Program Studi Magister Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Learning Centre PERMAI, Penang. Prosesi penandatanganan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari kedua belah pihak. PERMAI Penang diwakili langsung oleh Presiden PERMAI, Eddy Virgo, yang hadir didampingi oleh Sekretaris Jenderal, Agung Priatin. Sementara itu, delegasi dari UMY diwakili oleh Ketua Program Studi Magister Hukum, Prof. Dr. Yeni Widowaty, S.H., M.Hum., yang turut didampingi oleh Dr. Nanik Prasetyoningsih, S.H., M.H. Jembatan Nyata Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat Indonesia di luar negeri dengan institusi pendidikan tinggi di tanah air. Fokus utamanya adalah mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara riil dan berdampak luas. Dalam sambutannya yang hangat, Presiden PERMAI Penang, Eddy Virgo, menegaskan bahwa kerjasama ini diharapkan mampu membuka peluang baru yang seluas-luasnya. “Kerjasama ini menjadi jembatan penting dalam menghadirkan kontribusi nyata dunia akademik kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara diaspora Indonesia di Malaysia dengan institusi pendidikan di tanah air. Kami berharap ini membuka peluang luas bagi pengembangan program pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat kita di sini,” ujar Eddy Virgo. Menyambut baik visi tersebut, Prof. Dr. Yeni Widowaty menyampaikan bahwa kolaborasi bersama PERMAI akan menjadi wadah implementasi yang sangat strategis bagi program-program akademik UMY yang berbasis internasional. Kegiatan tersebut nantinya akan mencakup penelitian bersama, pertukaran akademik, hingga program pengabdian masyarakat nyata seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional. Fokus Ruang Lingkup Kerjasama Adapun ruang lingkup kerjasama yang telah disepakati oleh PERMAI Penang dan UMY meliputi tiga pilar utama: Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kekeluargaan ini diakhiri dengan sesi ramah tamah serta dokumentasi bersama. Melalui lembaran baru kemitraan ini, PERMAI Penang dan UMY optimis dapat terus menghadirkan inovasi program yang tidak hanya bermanfaat luas, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di kancah global.

PERMAI Penang dan UMY Sepakat Hadirkan Program Pengabdian Internasional lewat Penandatanganan MoU Read More »

Jangan Tunggu Anak Dewasa: UMY dan PERMAI Penang Gelar Penyuluhan Identitas Hukum Anak PMI

PENANG — Isu perlindungan anak kembali menjadi sorotan utama di Learning Centre Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), delegasi akademisi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) hadir untuk memberikan penyuluhan krusial bertajuk “Identitas Hukum Anak PMI”. Kegiatan yang diinisiasi oleh tim UMY—yang terdiri dari Dr. Nanik Prasetyoningsih, SH., MH, Prof. Dr. Yeni Widowaty, SH., M.Hum, Muhammad Nur Rifqi Amirullah, SH, dan Devitri Juliasti, S.Akt—ini berfokus pada langkah-langkah pencegahan agar anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak berstatus undocumented (tidak terdokumentasi). Akar Masalah dan Dampaknya pada Anak Dalam sesi penyuluhan, tim UMY memaparkan realitas di lapangan yang sering menjerat keluarga PMI. Banyak kasus bermula dari perkawinan orang tua yang hanya dilakukan secara agama atau tidak tercatat secara resmi. Hal ini berdampak langsung pada anak, di mana kelahiran mereka tidak segera dicatat sehingga hubungan hukum antara keluarga sulit dibuktikan. Ketiadaan identitas hukum ini bukanlah sekadar masalah administratif. Tanpa dokumen seperti Akta Kelahiran dan paspor, anak akan terhambat mengakses pendidikan formal, kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, dan rentan terhadap risiko eksploitasi. Seringkali, anak-anak ini akhirnya sangat bergantung pada akses pendidikan alternatif seperti Sanggar Bimbingan. Mencari Solusi dan Rujukan Aman Penyuluhan ini tidak hanya membedah masalah, tetapi juga menawarkan alternatif solusi praktis. Tim UMY memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengurus Akta Kelahiran, penetapan status WNI, dan dokumen perjalanan sejak dini. Bagi orang tua yang terlanjur memiliki status nonprosedural atau takut melapor, tim UMY menekankan pentingnya pendampingan komunitas. Proses penyelesaian dapat dimulai melalui rujukan yang aman (konsultasi privat lewat PERMAI atau guru Sanggar Bimbingan) yang kemudian diteruskan ke pihak berwenang seperti KJRI Penang untuk proses Isbat Nikah luar negeri dan pencatatan kelahiran. “Jangan tunggu anak besar baru mengurus dokumen,” tegas pesan inti dari materi penyuluhan tersebut. Dokumen hukum anak merupakan fondasi utama bagi masa depan mereka. Anak PMI bukanlah anak tanpa masa depan; mereka membutuhkan kepastian hukum dan keberanian dari para orang tua, komunitas, serta negara untuk memperjuangkannya.

Jangan Tunggu Anak Dewasa: UMY dan PERMAI Penang Gelar Penyuluhan Identitas Hukum Anak PMI Read More »

Kolaborasi Internasional: PERMAI Penang Jadi Tuan Rumah PKM Penguatan Kesadaran Hukum bagi Pekerja Migran

PENANG, 23 APRIL 2026 — Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pada tanggal 23 April 2026, Learning Centre PERMAI menjadi tuan rumah bagi acara puncak “Kolaborasi PKM Skim Internasional 2026”. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan hasil inisiasi bersama antara PusKaHKP2MI UAD (Pusat Kajian Hukum Ketenagakerjaan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Universitas Ahmad Dahlan) dan P3HKI. Acara ini mengusung tema krusial: “Penguatan Pemahaman & Kesadaran Hukum Bagi Pekerja Migran Non Prosedural & Keluarganya Asal Indonesia, Philipina, Myanmar & Bangladesh di Pulau Penang Malaysia”. Sinergi Akademisi Lintas Universitas Delegasi yang hadir terdiri dari para akademisi dan pakar hukum terkemuka dari berbagai universitas di Indonesia. Rombongan delegasi ini dipimpin oleh Prof. Dr. Fithriatus Shalihah, S.H., M.H., selaku Ketua Delegasi. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak 19 April 2026, yang sebelumnya mencakup dialog ilmiah di KJRI Penang dan studi banding di Universiti Utara Malaysia (UUM). Edukasi Hukum untuk Komunitas Migran Kehadiran para pakar ini disambut antusias oleh Presiden PERMAI, Eddy Virgo NG, beserta jajaran pengurus dan anggota komunitas PMI di Penang. Ruangan Learning Centre PERMAI tampak dipenuhi oleh para peserta yang antusias mengikuti jalannya acara. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan kesadaran hukum, khususnya bagi pekerja migran non-prosedural. Edukasi ini diharapkan dapat membekali mereka dengan pengetahuan tentang hak-hak mereka, serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk mendapatkan perlindungan hukum yang memadai di negara penempatan. Acara ini juga dimeriahkan dengan sesi makan bersama yang penuh keakraban, mencerminkan semangat kekeluargaan dan solidaritas yang kuat antara akademisi Indonesia dan komunitas diaspora di Malaysia. Melalui kolaborasi ini, PERMAI terus berperan aktif sebagai jembatan yang menghubungkan kebutuhan PMI dengan dukungan dari berbagai pihak di tanah air.

Kolaborasi Internasional: PERMAI Penang Jadi Tuan Rumah PKM Penguatan Kesadaran Hukum bagi Pekerja Migran Read More »

Scroll to Top