

PENANG — Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang kembali membuktikan eksistensinya sebagai jembatan strategis antara institusi pendidikan tinggi Indonesia dan masyarakat diaspora. Pada hari Rabu (22/07), Learning Centre PERMAI dipenuhi semangat baru seiring dengan dilangsungkannya acara serah terima 24 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Puluhan mahasiswa beralmamater putih kecokelatan ini dijadwalkan akan melaksanakan program pengabdian masyarakat di berbagai wilayah Pulau Pinang. Masa bakti mereka akan berlangsung cukup intensif, dimulai sejak tanggal 23 Juli hingga 15 Agustus 2026 mendatang.
Serah Terima dan Pesan Pengabdian
Acara serah terima yang berlangsung hangat ini diawali dengan sambutan dari Bapak Agung Kartajaya selaku Sekretaris Jenderal sekaligus Pengelola Sanggar Bimbingan PERMAI Penang. Dalam arahannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan UMM mengirimkan duta-duta akademiknya untuk mengabdi di lingkungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Bapak Agung menekankan bahwa kehadiran mahasiswa KKN selalu membawa angin segar dan harapan baru, terutama bagi anak-anak di Sanggar Bimbingan. Beliau berpesan agar para mahasiswa dapat membaur dengan baik, beradaptasi dengan budaya setempat, serta memberikan kontribusi yang nyata dan terukur selama tiga minggu masa pengabdian mereka.
Suasana keakraban semakin terasa saat sesi sambutan balasan dari perwakilan dosen pembimbing lapangan UMM. Pihak universitas menaruh harapan besar agar pengalaman langsung berinteraksi dengan komunitas perantauan ini dapat menjadi wadah pembelajaran sosial yang tak ternilai harganya bagi para mahasiswa.
Simbol Sinergi Berkelanjutan
Sebagai bentuk pengesahan dan penghargaan atas jalinan kerja sama ini, acara dilanjutkan dengan sesi penyerahan cinderamata. Perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Malang menyerahkan sebuah plakat penghargaan kepada Bapak Agung Kartajaya, sebagai simbol sinergi berkelanjutan antara UMM dan PERMAI Penang dalam memajukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di luar negeri.
Kehadiran 24 mahasiswa UMM ini menambah panjang daftar bukti bahwa kepedulian kampus-kampus di Indonesia terhadap nasib pendidikan dan kesejahteraan para pekerja migran tidak pernah surut. Selamat mengabdi, mahasiswa KKN Internasional UMM!
